Puisi Lama-ku 2nd Chapter

=  Ganjaran  =

Sudah lama kusimpan wasiat
Yang terdirikan banyak ayat
Tentang perbuatan jahat
Yang tiada sebut manfaat
Terlambat sudah sekarang
Ingin mengelak, tembok mengganjal
Ingin mengaku, terlalu luas neraka yang aa
Timbangan bukti sudah berfungsi
Kini harus kuhadapi konsekuensi
Tanpa keluh, kesah, ataupun gerutu
Karena kusadari inilah hasilku
Walau warna lebam mewarnai tubuhku
Tak apa . .
Aku harus terima itu
Aku harus buka mataku luas-luas
Bahwa hal itu salah . .
Semoga kudapat merubah diriku ini
Menjadi harapan mereka . .
Menjadi mimpiku sendiri . .
Semoga . .
-ayoe_ravenclaw-

————————————————————————————————–
=  Paraunya siang ini  =

Teduhnya pepohonan istanaku
Tak membantu uap lembab yang ada di sini
Di teras diiringi suara gemercik air
Tetap saja epidermis ini terbakar
Kumenunggu dan menunggu mereka
Akan janjinya untuk bermain dalam waktu
Untuk mengenang yang dulu bersama
Saat-saat konyol denganku . .
Akankah mereka datang ke sini
Akan tetapkah kumenanti seperti ini
Kesal . . .   sangat kesal . . .
Seperti gunung api yang tersumpal . .
Aku tidak ingin rencana ini gagal
Kulepaskan harta, jiwa, raga
Yang kumiliki hanyalah waktu
Waktu yang terbuang percuma karena mereka
Betapa kesal nurani ini menanti mereka
Betapa lama mereka membuatku menunggu
Rasanya ingin kuremukkan semuanya
Kuhapus segala yang lalu
Tetapi apa daya itu semua
Sama sekali tak ada kaidahnya
Kuhanya bisa menunggu . .
Menunggu . .
-ayoe_ravenclaw-

————————————————————————————————–
=  Sosok yang hilang  =

Kau begitu lugu & polos saat itu
Canda tawa yang lepas & bebas
Kau tidak peduli dengan penampilanmu
Gendut kurus ataupun rapi berantakan
Tetapi sekarang kau berubah total
Menjadi seseorang yang tidak kukenal
Segala hal yang baik, berubah menjadi buruk
Kau coba hal-hal baru yang negatif
Kita ingin perubahan bagi setiap kita
Tetapi bukan itu yang kita tunjukkan
Bukan perubahan diri menjadi yang terpaksakan
Tetapi menjadi yang lebih bercahaya
Kau kira dirimu sudah dipoles tuntas
Padahal hanya dicoreng libas
Orang lain sudah ada dalam dirimu
Dan kami tidak mengenalinya
Siapa dia ? ataukah siapa kamu ?
Walau kau berdiri di antara kami
Bercakap bibir dan bergosip sesat
Kami tidak bisa melihatmu di sana
Tanpa kami sadari keadaan sekitar kami
Ternyata kau telah hilang
Entah kemana . .
Selamanya . .
-ayoe_ravenclaw-

—————————————————————————————————
=  Nurani yang terbakar  =

Sungguh benci aku rasakan hari ini
Benci yang begitu menjalar di seluruh tubuh
Panas yang terus menyiksapun ikut menghiasi perasaan ini
Kesal !  sangat kesal !!!
Betapa kesalnya aku melihat dia yang seperti itu
Seharian ia selalu lekat… sekali dengannya
Aneh, jika aku melihatnya bersama yang lain
Bercakap-cakap dan bersenda gurau
Sama sekali tidak  aku hiraukan
Sama sekali tidak aku cemaskan
Tetapi bila ia bersama orang itu, entah kenapa
Aku selalu merasa terusik, terganggu, & membuat hatiku jengkel
Aku mengaku . .
Bahwa perasaan ini adalah cemburu
Cemburu yang sangat membakar nurani
Seharian ini udara diluar sangatlah membeku
Namun tetap saja tak dapat mendinginkan hati
Yang sedang terbakar ini
Aku benci orang itu !
Aku benci orang yang selalu mengusikku itu !
Sangat benci !
Aku yakin dibalik topeng emasnya yang manis itu
Terdapat maksud & tujuan untuk merebutnya dariku
Benci !!
Sangat benci !!!
-ayoe_ravenclaw-

—————————————————————————————————
=  Bahagia  =

Sungguh bahagia rasa hatinya pada detik ini
Sungguh ceria ia terlihat hari ini
Raut wajahnya sangat bercahaya
Menyilaukan semua sanubari yang menatapnya
Di wajahnya hanya tampak satu kata
Senyum . .
Terus menerus ia tersenyum hari ini
Yang menunjukkan betapa senangnya dara itu
Banyak orang yang melihatnya merasa heran
Mengapa dara itu terlihat sangat manis hari ini ?
Alasannya ada pada dara manis itu
Pada sehari sebelumnya ia mendapat suatu kejutan
Kejutan yang sangat membahagiakan
Kejutan yang sangat ia nanti-nantikan
Ia mendengar suatu pernyataan dari seseorang
Seseorang yang sangat ia nantikan untuk hadir dalam hidupnya
Seseorang yang sangat ia harapkan untuk menyayanginya
Seperti ia menyayangi orang itu
Orang itu mengatakan kata-kata itu kepadanya
Betapa orang itu menyayangi dara yang bahagia hari ini
Hatinya bersorak! Berteriak! Berseru gembira!
Akhirnya setelah sekian lamanya ia menunggu orang itu
Dengan penuh rasa syukur ia nyatakan pula perasaannya
Rasa sayang & rasa sayang saling bersatu
Hal itulah yang membuatnya terlihat sangat bahagia
Terlihat sangat manis . . .
Karena ia bahagia . . .
-ayoe_ravenclaw-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

My Personality

Click to view my Personality Profile page

How Geek am I..??

Created by OnePlusYou

my True friends’s test..

March 2008
M T W T F S S
« Feb   May »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
%d bloggers like this: